Wednesday, April 28, 2010

Das Sollen-Das Sein

karena kehidupan memang tidak melulu ideal dalam kenyataannya






















Rabu mendung, 28 April





Monday, April 26, 2010

romansa

oh, romansa anak muda masa kini dengan segala problematikanya..

semoga saya bisa seperti bapak dan ibu saya
bertemu, berteman, berpisah
bertemu kembali dan lalu menikah



jatuh cinta itu (tidak) biasa saja.

Wednesday, April 21, 2010

21 April 2010


Jika sekarang kalian bangga karena sedari kecil sudah pandai berbahasa asing, punya ratusan bahkan ribuan teman di Facebook, mempunyai blog yang sering dikunjungi dan di komentari oleh teman-teman anda ,maka jangan dulu bangga. Karena Kartini sejak usia 12 tahun sudah pandai berbahasa Belanda, sejak usia 20 tahun sudah rajin menulis surat kepada sahabatnya di Belanda dan surat-suratnya itu dibaca oleh wanita-wanita di Belanda. Kartini dengan segala keterbatasannya berjuang agar wanita mendapatkan pendidikan yang setara dengan pria. Dan beliau memperjuangkan semua itu padahal belum juga menginjak tahun 1900, tanpa komputer, tanpa telefon, tanpa ponsel, tanpa sambungan internet.

Selamat hari Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia dengan segala problematikanya.

Wednesday, April 28, 2010

Das Sollen-Das Sein

karena kehidupan memang tidak melulu ideal dalam kenyataannya






















Rabu mendung, 28 April





Monday, April 26, 2010

romansa

oh, romansa anak muda masa kini dengan segala problematikanya..

semoga saya bisa seperti bapak dan ibu saya
bertemu, berteman, berpisah
bertemu kembali dan lalu menikah



jatuh cinta itu (tidak) biasa saja.

Wednesday, April 21, 2010

21 April 2010


Jika sekarang kalian bangga karena sedari kecil sudah pandai berbahasa asing, punya ratusan bahkan ribuan teman di Facebook, mempunyai blog yang sering dikunjungi dan di komentari oleh teman-teman anda ,maka jangan dulu bangga. Karena Kartini sejak usia 12 tahun sudah pandai berbahasa Belanda, sejak usia 20 tahun sudah rajin menulis surat kepada sahabatnya di Belanda dan surat-suratnya itu dibaca oleh wanita-wanita di Belanda. Kartini dengan segala keterbatasannya berjuang agar wanita mendapatkan pendidikan yang setara dengan pria. Dan beliau memperjuangkan semua itu padahal belum juga menginjak tahun 1900, tanpa komputer, tanpa telefon, tanpa ponsel, tanpa sambungan internet.

Selamat hari Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia dengan segala problematikanya.
 

Blogger news

Blogroll

About